Perang Konsep Hunian Yang di Lengkapi Genset

Masih lemahnya daya beli masyarakat membuat para pengembang memutar otak untuk memasarkan produknya. Salah satunya lewat tawaran konsep hunian yang unik demi menarik minat konsumen. Inovasi pun dilakukan mulai dari desain, fasilitas, hingga kemudahan cara pembayaran. Inilah beberapa di antaranya.

Perang Konsep Hunian

Hunian Praktis Ala Skandinavia
TangCity Development menawarkan pilihan hunian vertikal yang serba praktis lewat proyek apartemen Skandinavia. Apartemen yang berlokasi di kawasan superblok Tang City ini mengadaptasi konsep negara-negara Skandinavia di Eropa dengan pola hidup yang praktis dan nyaman. Konsep ini kemudian diadaptasi ke dalam aplikasi khusus penghuni apartemen Skandinavia. Apartemen Skandinavia saat ini sudah masuk ke tahap tutup atap dengan total 37 lantai. Terdapat 3 tipe unit yang ditawarkan, yakni 1 kamar tidur, 2 kamar tidur, hingga 3 kamar tidur. Apartemen ini ditawarkan mulai harga Rp658 juta hingga yang termahal Rp2,3 miliar. Menariknya, pengembang juga menyiapkan sistem pembayaran dan kepemilikan bersama bernama co-ownership program. Lewat program ini, satu unit apartemen tipe apapun bisa dimiliki 3 orang sekaligus. Jadi, biaya untuk membeli unit apartemen bisa lebih ringan, bukan?

The Conxio Teringrasi LRT
konsep Hunian Terbaru Sky garden di proyek Conexio. Masih lemahnya daya beli masyarakat membuat para pengembang memutar otak untuk memasarkan produknya. Salah satunya lewat tawaran konsep hunian yang unik demi menarik minat konsumen. Inovasi pun dilakukan mulai dari desain, fasilitas, hingga kemudahan cara pembayaran. Inilah beberapa di antaranya. PT Adhi Persada Properti (APP) mengembangkan LRT Superblok The Conexio. Moda transportasi Light Rail Transit (LRT) koridor Bekasi Timur—Cawang—Dukuh dibangun pemerintah yang diperkirakan akan selesai pada pertengahan tahun 2019, akan menjadi solusi kemacetan jalur dari Bekasi menuju Jakarta. Karenanya, kaum suburban yang tinggal di Bekasi dan bekerja di Jakarta adalah pasar utama bagi LRT Superblok The Conexio. Dengan tinggal di The Conexio yang ada di kawasan LRT ini, warga Bekasi yang menuju kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, hanya butuh waktu kurang dari 1 jam. LRT Superblok The Conexio dibangun di atas lahan seluas 3,05 ha yang berada di sisi Stasiun LRT Cikunir 1. Dalam kawasan ini, selain akan dibangun 5 tower apartemen, juga akan dibangun pusat perbelanjaan, sarana olahraga, serta kawasan komersial. Tower 1 yang telah memasuki tahap pra penjualan akan dibangun setinggi 24 lantai (644 unit), dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang dengan konsep modern dinamic living. Happy Murdianto, GM Corporate Sales & Marketing APP, mengatakan, khusus pemilihan unit yang diadakan pada Minggu (10/12/2017) masih digunakan harga perdana, yaitu mulai Rp400 jutaan. LRT Superblok The Conexio, rencananya akan mempunyai 4 option jalur transportasi yang menuju kota Jakarta, yakni LRT, Tol Cikampek (Gerbang Tol Jatibening), Tol Becakayu (gerbang Tol Caman), dan Jalan Raya Kalimalang.

Rumah Tumbuh dari Sinar Mas Land
Sinar Mas Land menghadirkan klaster terbaru bernama Hyland di Grand City Balikpapan. Perumahan yang berkonsep “rumah tumbuh” ini, berlokasi di Jalan MT Haryono, Balikpapan, Kalimantan Timur. Dengan konsep ini, penghuni dimudahkan untuk melakukan renovasi bangunan di kemudian hari. Beragam fasilitas penunjang yang dimiliki di antaranya, sarana pendidikan, pusat kesehatan, dan sarana olah raga. Ada pula danau buatan seluas 5,6 ha sebagai area resapan air dan lokasi wisata. Klaster Hyland menawarkan 2 tipe rumah, yakni tipe 46 dan tipe 88. Kedua tipe tersebut hadir dengan bangunan rumah 2 lantai. Terdapat pula lahan sisa beberapa meter di bagian belakangnya yang menjadi daya tarik perumahan ini. Pengembang memperhitungkan kebutuhan penambahan bangunan bagi keluarga muda di kemudian hari. Karena ada lahan sisa ini, penghuni mudah bila kelak ingin menambah luas bangunan. Soal harga, saat ini rumah di klaster Hyland dibanderol mulai dari Rp600 jutaan.

Podomooo Park Hunian Berkualitas di Bandung Selatan
Keindahan alam Bandung Selatan akan bisa Anda nikmati setiap saat, di proyek yang dibangun Agung Podomoro Land Tbk., Podomoro Park. Konsep hunian Podomoro Park diilhami oleh kawasan Woodbrige, Irvine, California, AS. Di sini terdapat rumah nostalgia yang cantik dengan kawasan yang tenang dan asri yang menyatu dengan alam sekitar. Jalan dan akses menuju ke kawasan perumahan Bandung Podomoro Park dapat melalui pintu keluar Tol Buah Batu yang hanya berjarak 2 km. Sementara dari sini, Alun-alun Bandung dan Gedung Sate Bandung hanya berjarak 8-9 km. Podomoro Park dibangun di atas lahan 130 ha di Jalan Terusan Buah Batu, tepatnya di seberang Universitas Telkom. Podomoro Park akan dikembangkan menjadi 18 klaster, masing-masing sebanyak 200-an rumah. Semuanya berupa hunian dua lantai seharga Rp1,3-3 miliaran/unit. Program penjualan unit baru akan dilakukan saat peluncuran Podomoro Park yang direncanakan pada kuartal 1 tahun 2018. Saat ini pengembang tengah merampungkan perizinan.

Apartemen Khusus Wanita
Sesuai namanya, proyek besutan PT Graha Loka Pangestu ini menyasar mahasiswi dan karyawati yang membutuhkan apartemen sewa. Female Apartment hanya bisa dihuni oleh wanita dan terdapat aturan yang ketat soal akses masuk tamu pria ke apartemen ini.  Dibangun di atas tanah seluas 2.112 m 2 di kawasan Margonda Depok, Female Apartment memiliki 1 menara setinggi 21 lantai. Sejak mulai dibangun Februari 2016, hingga saat ini, perkembangan pembangunan fisik gedung sudah mencapai bagian struktur atas dan penjualan unit sudah mencapai 40% dari total unit keseluruhan. Rencananya, pembangunan Female Apartment akan rampung Maret 2019 mendatang. Untuk memperluas kegiatan pemasaran, pengembang pun melakukan kerjasama dengan Ikatan Alumni UI atau ILUNI UI pada akhir Desember lalu. Perjanjian kerjasama ini meliputi pemasaran 200 unit apartemen berikut pengelolaannya.

Rumah Tapak Eco Friendly
Bagi Anda yang masih memiliih rumah tapak sebagai hunian keluarga Anda, tawaran dari pengembang tak kalah banyak. Salah satunya datang dari PT Timah Karya Persada Properti dengan proyek rumah tapaknya yang diberi nama Familia Urban. Dibangun di Mustika Jaya Bekasi, Familia Urban menempati lahan seluas 176 ha dan menawarkan tipe hunian satu lantai dan dua lantai dengan harga termurah Rp400 juta dan termahal Rp900 juta. Menawarkan konsep kawasan hunian tapak yang memberikan ruang untuk anak tumbuh dan berkembang dengan baik, Familia Urban sudah melakukan soft launching pada Sabtu (25/11/2017). Dijelaskan oleh Chrishandono Heswadhi, Project Manager Familia Urban, Timah Properti, melakukan pendekatan walkable neigbourhood di proyek ini, yaitu desain kawasan yang memaksimalkan jarak tempuh terhadap fasilitas pelengkap hunian dengan berjalan kaki. Radius jarak tempuhnya adalah 10 menit berjalan kaki. Jalur pejalan kaki menjadi orientasi sistem sirkulasi utama perancangan kawasan ini, sehingga memudahkan penghuni beraktivitas sehari-hari hanya dengan berjalan kaki.

Hal menarik lainya yang jarang diketahui yakni, semua pengembang saat ini sedang berlomba-lomba melobi para importir mesin genset agar mau bekerjasama dengan mereka. Property yang dilengkapi dengan mesin genset tentunya lebih disukai oleh konsumen, karena ketika listrik padam hunian mereka tetap dialiri listrik. Karena pentingnya peran mesin tersebut, tak heran jika distributor yang berani memberikan harga genset cummins termurah sedang banjir penawaran kerjasama dengan developer property.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *