Menyulap Kamar Biasa Menjadi Suasana Luar Angkasa

Rumah harus menjadi tempat yang nyaman bagi setiap penghuninya. Jika tak memungkinkan dibuat satu area yang memenuhi kriteria nyaman bagi seluruh penghuni, setidaknya ada ruangruang khusus yang didesain memenuhi selera dan suasana hati masing-masing penghuni. Seperti halnya di rumah ini. Pemilik rumah, Rudy Simanjuntak dan Thyrza L. Darmadi—pasangan yang berprofesi sebagai dokter— sadar betul akan hal ini. Zona nyaman bagi putra dan putri mereka diwujudkan pada kamar tidur. Kamar untuk James dipisah dengan si sulung, Darlene, kakak perempuan yang sudah menginjak remaja. Kamar milik James didesain menjadi satu dengan sang adik, Dave, yang masih balita dan masih sering ditemani oleh pengasuh mereka.

Menyulap Kamar Biasa Menjadi Suasana Luar Angkasa

Bagi James, kamar ini sangat memenuhi kesukaannya dan memberi perasaan aman dan nyaman. “Pilihan tempat tidur yang dipisahkan satu dengan lainnya (bukan tempat tidur tingkat), sengaja dilakukan agar masing-masing merasa satu equal antara abang dan adik,” ujar Thyrza. Pilihan desain seperti ini nantinya juga memberi peluang untuk keduanya bisa saling ngobrol sebelum terlelap atau ketika bersantai dan bermain. Bahkan, sang kakak, Darlene, pun tak jarang nimbrung bermain di kamar ini, menemani sang adik.

Kamar ini berbatasan dengan ruang luar yang digunakan sebagai teras belakang rumah. Kedua area ini dipisahkan dengan pintu besar dari kaca yang sama sekali tidak membuat kamar menjadi terkesan terisolasi. “Kamar pun terang oleh cahaya matahari. Kebetulan rumah ini menghadap ke selatan jadi matahari yang masuk hanya akan memberi terang namun tidak panas,” tambah Thyrza. Vertical blind disiapkan sebagai penutup pintu kaca ini di saat malam. Sebelum blind ditutup, James bahkan bisa menyaksikan bintang di langit, yang sering mewarnai mimpi indahnya saat terlelap.

Saat siang hari, pintu kaca ini dibiarkan terbuka sehingga angin semilir memenuhi seluruh kamar. Inilah yang membuat James merasa sangat nyaman berada dalam kamarnya. Sejuknya tiupan angin di kamar ini juga kami rasakan saat pemotretan sehingga AC tak perlu dinyalakan. Untuk menambah kenyamanan bagi James, fasilitas belajar dan penyimpanan pun sudah disiapkan di kamar ini. Dekorasi kamar pun disesuaikan, seperti wallcover bermotif pesawat yang menjadi kesukaan James. Karena kamarnya didesain sesuai kesukaannya akan suasana angkasa luar, James pun menjadi sangat betah berada di sini.

Bagi orang tua yang memiliki anak takut suasana gelap di malam hari, pas sekali bila dinding kamar anak diberikan hiasan berwarna terang. Suasana kamar yang terang membuat anak tenang dan tidur bisa maksimal. Sediakan pula mesin genset yang bisa bunda beli di tempat jual genset bali terpercaya agar anak menjadi lebih tenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *