Tutup Rekening Bank, So What?

Pagi ini dengan semangat pergi ke bank dengan niat menutup rekening. Padahal hampir sudah 12 tahun menggunakan layanan jasa perbankan itu untuk menyimpan uang. Alasan menutup rekening di bank syariah karena ada dua rekening. Jadi kalau punya dua rekening tabungan, biaya administrasi per bulan adalah 14 ribu rupiah. Satu rekening, beban administrasi per bulan adalah tujuh ribu rupiah.

Sebelumnya hari Kamis kemarin pergi, sekitar pukul 13:30 WIB. Cuma begitu sudah sampai di bank, ternyata antrian layanan pelanggan ada empat nomor antrian. Kalau satu orang saja dilayani petugas bank paling cepat adalah lima menit, lalu dikali empat orang, minimal harus menunggu 20 menit. Proses penutupan rekening bank juga cukup lama. Waktu 10 menit mungkin kurang untuk melakukan proses penutupan rekening.

Akhirnya memilih pulang lagi dibandingkan menunggu. Soalnya kemarin juga waktu melihat jumlah petugas layanan pelanggan, atau versi bahasa Inggris yang lebih populer adalah customer service, ada satu orang. Petugas lain sedang istirahat kata petugas keamanan atau pak satpam.

Jadi, pagi ini jam 08:17 WIB pagi-pagi dengan semangat kembali ke bank cabang utama kemarin. Kemarin sih niatnya jam delapan pas ingin sampai di bank. Biar dapat antrian pertama dan langsung melakukan proses penutupan rekening.

Bersyukur tadi pagi tidak lama menunggu, tidak ada menunggu nomor antrian lain. Sempat sebentar duduk menunggu panggilan petugas. Sebelum duduk, mencari-cari koran untuk dibaca. Ternyata posisi koran berubah dari tahun dulu, waktu terakhir ke kantor bank ini. Posisinya ada di bawah televisi yang digantung di atas tembok.

Tahun dulu, rasanya petugas kasir atau teller, hampir semuanya wanita begitu juga petugas layanan pelanggan. Jadi hampir didominasi kaum hawa. Nah pagi tadi waktu dilihat ternyata ada juga petugas laki-laki, baik di teller dan di CS.

Begitu dipanggil dan diterima dengan ramah sekali, langsung deh bilang, “Ingin menutup rekening tabungan.”

Kebetulan memang rekening yang ditutup berbeda dengan cabang penerbit rekening. Selain itu juga beda dengan alamat yang tertera di kartu tanda penduduk. Plus ditambah kantor cabang tempat menutup rekening ini juga berbeda. Jadilah sedikit merepotkan petugas bank. Bersyukur proses penutupan lancar. Cuma karena harus konfirmasi dulu ke cabang asal, jadi proses penutupannya mesti menunggu konfirmasi cabang penerbit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *